Semangat Global di UNPAM, Ketika Mahasiswa Asing Ungkapkan Kesan Positif dari Sempro Tesis
Published on: 10 Okt 2025

BERITA

Semangat Global di UNPAM, Ketika Mahasiswa Asing Ungkapkan Kesan Positif dari Sempro Tesis
Suasana
akademik yang inklusif di Program Pascasarjana Universitas Pamulang (UNPAM)
kembali menorehkan kisah inspiratif. Asiye Melek Koch, seorang mahasiswa
asal Negara Kazakhstan yang sedang menempuh studi Magister Teknik
Informatika Program Pascasarjana di UNPAM, baru-baru ini menyelesaikan Seminar
Proposal Tesis (Sempro) dan berbagi kesan positif yang kuat terhadap proses
tersebut.
Tahap
Sempro Tesis seringkali menjadi salah satu momen paling menegangkan bagi
mahasiswa, namun Melek (nama Pangilan) justru merasa terdorong. Ia mengaku
sempat cemas harus mempresentasikan proposal penelitiannya dalam Bahasa yang
berbeda di hadapan tim penguji.
melek,
yang tesisnya berfokus pada Detecting Topic of Said Nursi’s Books Work Using
Bertopik, menekankan bahwa tim penguji tidak hanya berfokus pada kekurangan,
melainkan memberikan bimbingan yang konstruktif untuk memperkuat metodologi dan
fokus penelitiannya.
Dr.
Sajarwo Anggai, S.ST., M.T..selaku Kepala Program Atudi Magister Teknik
Informatika Program Pascasarjana menyatakan bahwa UNPAM selalu berupaya
memastikan semua mahasiswa, termasuk dari luar negeri, mendapatkan pendampingan
terbaik.
"Keberadaan
mahasiswa internasional seperti Melek memberikan warna tersendiri bagi kampus
kami. Kami memastikan proses akademik, dari perkuliahan hingga Sempro, berjalan
inklusif dan suportif. Tujuannya agar mereka dapat menyelesaikan studi dengan
hasil terbaik dan membawa pulang ilmu yang bermanfaat," tegas Dr. Sajarwo
Anggai, S.ST., M.T
Kisah Asiye
Melek Koch merefleksikan implementasi nilai humanis dan religius UNPAM, di mana
keramahan akademik berhasil menjembatani perbedaan bahasa dan budaya,
memastikan semua mahasiswa berkontribusi aktif dalam pengembangan Ilmu
Komputer/Informatika.





