Kuliah Daring Bersama Kementerian Perdagangan RI

Program Studi Magister Ilmu Hukum kembali mengadakan Kegiatan Kuliah During Bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, dengan topik “Eksistensi Perdagangan Luar Negeri Indonesia Di tengah Perang Dagang AS-China”. Pembicara dari Kementerian Perdagangan adalah Ir. Jhoni Martha, MBA, ACCS, Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri. Sedangkan pembicara dari Universitas Pamulang adalah Dr. Bambang Santoso, SE.SH.MH., Dosen Prodi Magister Ilmu Hukum dengan Pemantik diskusi Dr. Bachtiar, SH.MH., yang juga merupakan Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Pamulang. Kegiatan Kuliah Daring ini diikuti Mahasiswa Magister Ilmu Hukum yang khusus mengambil mata kuliah “Hukum Perdagangan Internasional” sebanyak 3 kelas.

Dalam sesi pemantik, Dr. Bachtiar mengungkapkan bahwa pengkajian terhadap fenomena perang dagang antara AS-China merupakan hal yang penting untuk dilakukan, sebab dari perseteruan diantara dua negara dengan kekuatan ekonomi dunia ini dapat berimplikasi luas. Jika perang dagang berlangsung tiada henti maka potensi masuk ke stadium perang ekonomi dengan dimensi-dimensi serta resonansinya meluas.

“Kita mengkhawatirkan perang dagang masuk ke stadium perang ekonomi akan sangat potensial terjerumus ke dalam perang politik hingga masuk ke perang sesungguhnya karena negara yang dikalahkan/dirugikan secara ekonomi tidak akan terima dengan lapang dada dan dengan potensi mesin perang yang dimiliki sangat mudah terpicu perang sesungguhnya”, kata Dr. Bachtiar.

Meskipun terkandung ancaman, namun menurut Ir. Jhoni Martha, sebagai bagian dari masyarakat dunia, pengkajian ini juga penting bagi Indonesia dalam rangka mengantisipasi dan memproteksi ketahanan ekonomi bangsa ditengah perseteruan itu, sekaligus menangkapnya sebagai peluang bagi kinerja perdagangan Indonesia. Lebih lanjut ditegaskannya pula “Kita dapat memanfaatkan peluang pasar untuk produk ekspor nasional di pasar AS dan China akibat perang dagang kedua negara tersebut. Apabila AS menghambat perdagangan untuk produk ekspor China, maka memberi peluang bagi produk ekspor Indonesia ke pasar AS”.

Baik pihak Kementerian Perdagangan maupun Prodi Magister Ilmu Hukum berharap agar kegiatan semacam ini dilaksanakan secara berkesinambungan dan paling tidak menjadi pintu masuk membangunan kesepahaman kerjasama yang saling menguntungkan antara Kementerian Perdagangan dengan kampus-kampus, khususnya Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pamulang.